Senin, 18 Mei 2020


Nama : Istimaliana
Npm : 0119073921
Kelas : Manajemen Reguler 2A

TUGAS 3
1.      Mulai mengenal genre pada saat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Perbedaan genre makro dan genre mikro: jika genre makro mencakup semua jenis teks dalam keseluruhan, sedangkan genre mikro merupakan teks yang berdiri sendiri secara tunggal sesuai dengan jenis-jenis yang ada. Genre mikro pula lebih mendetail dalam penjelasan dalam teks.
2.      Teks akademik atau yang sering juga di sebut teks ilmiah adalah tulisan yang di peroleh dari pegamatan, peninjauan, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dan dapat dipertanggung jawabkan.
3.      Ciri-Ciri Teks Akademik
1)      Sederhana
2)      Padat Informasi
3)      Objektif
4)      Logis
5)      Lugas
6)      Tidak Pleonatis
7)      Taksomonik
8)      Abstrak
9)      Sistematis
Teks non akademik ialah teks yang penulisanya tidak didukung oleh fakta umum yang biasanya hanya bedasarkan fakta pribadi dan menggunakan bahasa formal yang popular.
Ciri-ciri teks non akademik
1)      Bersifat mengajak
2)      Tidak memuat masalah topik yang dibahas
3)      Bersifat subjektif
4)      Penyajian teks non akademik diiringi sejarah
5)      Tidak ada bantuan bukti
4.      Yang menghasilkan teks akademik adalah akademisi (mahasiswa, guru, dosen, peneliti, dll).
Yang memanfaatkan teks akademik adalah masyarakat umum.
5.      Kita membutuhkan teks akademik untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi berupa penjelasan, prediksi dan pengawasan. Dan untuk mengetahui seberapa jauh pengetahuan kita tentang sesuatu yang sudah kita pelajari. Kita membutuhkan teks akademik dalam hal membuat laporan resmi seperti skripsi, proposal dan lain sebagainya.

TUGAS 4
Teks 1 (Teks Eksplanasi)
Gempa Bumi
            Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi karena pergerakan lapisan batu bumi yang berasal dari dasar atau bawah permukaan bumi. Peristiwa alam itu sering terjadi di daerah yang berada dekat dengan gunung berapi dan juga di daerah yang dikelilingi lautan luas.
            Gempa bumi terjadi karena pergeseran lapisan bawah bumi dan letusan gunung yang dahsyat. Selain itu,  gempa bumi terjadi begitu cepat dengan dampak yang begitu hebat. Oleh karena itu, akibat yang ditimbulkan sangat luar biasa. Getaran gempa bumi sangat kuat dan merambat ke segala arah sehingga dapat menghancurkan bangunan dan menimbulkan korban jiwa.
            Berdasarkan penyebab terjadinya, gempa bumi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu gempa tektonik dan gempa vulkanik. Gempa tektonik tejadi karena lapisan kerak bumi menjadi genting atau lunak sehingga mengalami pergerakan. Teori “Tektonik Plate” berisi penjelasan bahwa bumi kita ini terdiri atas beberapa lapisan batuan. Sebagian besar daerah lapisan kerak ini akan hanyut dan mengapung di lapisan, seperti halnya salju.
Lapisan ini bergerak sangat perlahan sehingga terpecah-pecah dan bertabrakan  satu dengan yang lainnya. Itulah sebabnya mengapa gempa bumi terjadi. Sementara itu, gempa bumi vulkanik terjadi karena adanya letusan gunung berapi yang sangat dahsyat. Gempa vulkanik ini lebih jarang terjadi jika dibandingkan dengan gempa tektonik.
Gempa dapat terjadi kapan saja, tanpa mengenal musim. Meskipun demikian, konsentrasi gempa cenderung terjadi di tempat-tempat tertentu saja, seperti pada batas Plat Pasifik. Tempat ini dikenal dengan lingkaran api karena banyaknya gunung berapi.

Teks 2 (Teks Anekdot)
Apakah Ibu Sudah Pernah Keliling Dunia?
Siang hari itu, Dodo sudah pulang dari sekolah. Tadi di sekolah Dodo mendapatkan pelajaran tentang berbagai negara di dunia ini. Tiba-tiba Dodo merasa penasaran apakah ibunya sudah pernah berkeliling dunia atau belum. Dodo mencari ibunya untuk bertanya tentang masalah ini. Ia akhirnya menemukan ibunya sedang tiduran di dalam kamar. Saat itu ibu Dodo memang sangat-sangat merasa mengantuk.
Dodopun langsung bertanya pada  ibunya, “Bu, ibu apa sudah pernah keliling dunia?”. Ibupun menajawab, “ya sudah pernah!”. “Astaga, jadi ibu sudah pernah pergi ke Amerika?”, tanya Dodo makin penasaran. Ibu Dodo langsung menjawab “ya sudah pernah”. Mendengar jawaban ibunya, Dodo semakin semangat bertanya. Ia pun bertanya apakah ibunya itu pernah ke Brazil, Eropa, Bali, Kutub Utara dan berbagai tempat lainnya.
Merasa kesal dengan pertanyaan anaknya yang tidak berkesudahan akhirnya ibu Dodo naik pitam. Ia langsung berdiri dan membentak Dodo. “Sudah sana pergi, ganti baju dan makan! Semua negara sudah pernah ibuk injak, tinggal mulut bawelmu itu saja yang belum pernah ibu injak”, tegas ibu Dodo. Mendengar itu, Dodo langsung lari keluar kamar ibunya.

1.      Teks 1 : Teks akademik
Cirinya yaitu bersifat sederhana dan tidak berlebihan, tata urutan bahasanya disusun secara sistematis, bahasanya lugas dan dapat dimengerti, bersifat objektif dan isinya memberi tahu berbagai informasi.
Teks 2 : Teks non akademik
Cirinya yaitu bersifat mengajak, tidak memuat masalah tupik yang dibahas, bersifat subjektif, penyajian teks non akademik diiringi sejarah, tidak ada bantuan bukti.
2.      Teks 1 merupakan teks eksplanasi, teks eksplanasi adalah sebuah teks yang berisi tentang proses-proses yang berhubungan dengan fenomena alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya dan lainnya. Teks eksplanasi memuat informasi berdasarkan fakta “faktual”. Faktualnya itu memuat informasi yang bersifat ilmiah atau keilmuan seperti sains dan lainnya.
Teks 2 merupakan teks anekdot, teks anekdot merupakan cerita singkat yang didalamnya mengandung unsur lucu dan mempunyai maksud untuk melakukan kritikan. Perumpamaan pada sebuah teks dengan struktur teks anekdot mendekati sebuah dongeng. Layaknya karangan cerita berdasarkan imajinasi.
3.      5W + 1H
1)      Apa itu gempa bumi?
2)      Kapan terjadinya gempa bumi?
3)      Kenapa gempa bumi bisa terjadi?
4)      Dimana gempa bumi terjadi?
5)      Bagaimana terjadinya gempa tektonik?




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

UAS BAHASA INDONESIA

Nama : Istimaliana Kelas : Manajemen Reguler 2 A SOAL C     LEMBAR PENGESAHAN   Proposal ini telah disahkan pada : Hari         ...