Nama : Istimaliana
Npm : 0119073921
Kelas : Manajemen Reguler 2A
TUGAS 3
Npm : 0119073921
Kelas : Manajemen Reguler 2A
TUGAS 3
1.
Mulai mengenal genre pada saat Sekolah Menengah
Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Perbedaan genre makro dan
genre mikro: jika genre makro mencakup semua jenis teks dalam keseluruhan,
sedangkan genre mikro merupakan teks yang berdiri sendiri secara tunggal
sesuai dengan jenis-jenis yang ada. Genre mikro pula lebih mendetail dalam penjelasan
dalam teks.
2.
Teks akademik atau yang sering juga di sebut
teks ilmiah adalah tulisan yang di peroleh dari pegamatan, peninjauan,
penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dan dapat
dipertanggung jawabkan.
3.
Ciri-Ciri Teks Akademik
1) Sederhana
2) Padat
Informasi
3) Objektif
4) Logis
5) Lugas
6) Tidak
Pleonatis
7) Taksomonik
8) Abstrak
9) Sistematis
Teks non
akademik ialah teks yang penulisanya tidak didukung oleh fakta umum yang
biasanya hanya bedasarkan fakta pribadi dan menggunakan bahasa formal yang
popular.
Ciri-ciri
teks non akademik
1) Bersifat
mengajak
2) Tidak memuat
masalah topik yang dibahas
3) Bersifat
subjektif
4) Penyajian teks
non akademik diiringi sejarah
5) Tidak
ada bantuan bukti
4.
Yang menghasilkan teks akademik adalah
akademisi (mahasiswa, guru, dosen, peneliti, dll).
Yang memanfaatkan teks akademik adalah masyarakat umum.
Yang memanfaatkan teks akademik adalah masyarakat umum.
5.
Kita membutuhkan teks akademik untuk
mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi berupa penjelasan, prediksi dan
pengawasan. Dan untuk mengetahui seberapa jauh pengetahuan kita tentang sesuatu
yang sudah kita pelajari. Kita membutuhkan teks akademik dalam hal membuat
laporan resmi seperti skripsi, proposal dan lain sebagainya.
TUGAS 4
Teks 1
(Teks Eksplanasi)
Gempa Bumi
Gempa bumi adalah getaran atau
guncangan yang terjadi karena pergerakan lapisan batu bumi yang berasal dari
dasar atau bawah permukaan bumi. Peristiwa alam itu sering terjadi di daerah
yang berada dekat dengan gunung berapi dan juga di daerah yang dikelilingi
lautan luas.
Gempa bumi terjadi karena
pergeseran lapisan bawah bumi dan letusan gunung yang dahsyat. Selain itu, gempa bumi terjadi begitu cepat dengan dampak
yang begitu hebat. Oleh karena itu, akibat yang ditimbulkan sangat luar biasa.
Getaran gempa bumi sangat kuat dan merambat ke segala arah sehingga dapat
menghancurkan bangunan dan menimbulkan korban jiwa.
Berdasarkan penyebab
terjadinya, gempa bumi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu gempa tektonik dan
gempa vulkanik. Gempa tektonik tejadi karena lapisan kerak bumi menjadi genting
atau lunak sehingga mengalami pergerakan. Teori “Tektonik Plate” berisi
penjelasan bahwa bumi kita ini terdiri atas beberapa lapisan batuan. Sebagian
besar daerah lapisan kerak ini akan hanyut dan mengapung di lapisan, seperti
halnya salju.
Lapisan ini bergerak sangat
perlahan sehingga terpecah-pecah dan bertabrakan satu dengan yang lainnya. Itulah sebabnya
mengapa gempa bumi terjadi. Sementara itu, gempa bumi vulkanik terjadi karena
adanya letusan gunung berapi yang sangat dahsyat. Gempa vulkanik ini lebih
jarang terjadi jika dibandingkan dengan gempa tektonik.
Gempa dapat terjadi kapan saja,
tanpa mengenal musim. Meskipun demikian, konsentrasi gempa cenderung terjadi di
tempat-tempat tertentu saja, seperti pada batas Plat Pasifik. Tempat ini
dikenal dengan lingkaran api karena banyaknya gunung berapi.
Teks 2 (Teks Anekdot)
Apakah Ibu Sudah Pernah Keliling Dunia?
Siang hari itu, Dodo sudah
pulang dari sekolah. Tadi di sekolah Dodo mendapatkan pelajaran tentang
berbagai negara di dunia ini. Tiba-tiba Dodo merasa penasaran apakah ibunya
sudah pernah berkeliling dunia atau belum. Dodo mencari ibunya untuk bertanya
tentang masalah ini. Ia akhirnya menemukan ibunya sedang tiduran di dalam
kamar. Saat itu ibu Dodo memang sangat-sangat merasa mengantuk.
Dodopun langsung bertanya
pada ibunya, “Bu, ibu apa sudah pernah
keliling dunia?”. Ibupun menajawab, “ya sudah pernah!”. “Astaga, jadi ibu sudah
pernah pergi ke Amerika?”, tanya Dodo makin penasaran. Ibu Dodo langsung
menjawab “ya sudah pernah”. Mendengar jawaban ibunya, Dodo semakin semangat
bertanya. Ia pun bertanya apakah ibunya itu pernah ke Brazil, Eropa, Bali,
Kutub Utara dan berbagai tempat lainnya.
Merasa kesal dengan pertanyaan
anaknya yang tidak berkesudahan akhirnya ibu Dodo naik pitam. Ia langsung
berdiri dan membentak Dodo. “Sudah sana pergi, ganti baju dan makan! Semua
negara sudah pernah ibuk injak, tinggal mulut bawelmu itu saja yang belum
pernah ibu injak”, tegas ibu Dodo. Mendengar itu, Dodo langsung lari keluar
kamar ibunya.
1.
Teks 1 : Teks akademik
Cirinya yaitu
bersifat sederhana dan tidak berlebihan, tata urutan bahasanya disusun secara
sistematis, bahasanya lugas dan dapat dimengerti, bersifat objektif dan isinya
memberi tahu berbagai informasi.
Teks 2 :
Teks non akademik
Cirinya yaitu
bersifat mengajak, tidak memuat masalah tupik yang dibahas, bersifat subjektif,
penyajian teks non akademik diiringi sejarah, tidak ada bantuan bukti.
2.
Teks 1 merupakan teks eksplanasi, teks
eksplanasi adalah sebuah teks yang berisi tentang proses-proses yang
berhubungan dengan fenomena alam, sosial, ilmu pengetahuan, budaya dan lainnya.
Teks eksplanasi memuat informasi berdasarkan fakta “faktual”. Faktualnya itu
memuat informasi yang bersifat ilmiah atau keilmuan seperti sains dan lainnya.
Teks 2
merupakan teks anekdot, teks anekdot merupakan cerita singkat yang didalamnya
mengandung unsur lucu dan mempunyai maksud untuk melakukan kritikan. Perumpamaan
pada sebuah teks dengan struktur teks anekdot mendekati sebuah dongeng. Layaknya
karangan cerita berdasarkan imajinasi.
3.
5W + 1H
1)
Apa itu gempa bumi?
2)
Kapan terjadinya gempa bumi?
3)
Kenapa gempa bumi bisa terjadi?
4)
Dimana gempa bumi terjadi?
5)
Bagaimana terjadinya gempa tektonik?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar